Sekitar pukul 06.45 sudah berangkat dari rumah. Memilih tidak sarapan, meski istri sudah nawarin. "Nanti aja, kalau nunggu sarapan bisa telat ke sekolahnya..."

Anak-anak juga gak dipamiti, biasanya kalau dipamiti yang ada drama air mata bisa terjadi. Maklum, anak masih batita dan balita, jadinya suka olokan kalau melihat Abahnya naik motor.

Setelah sekitar 10 menitan perjalanan yang ditempuh, tiba di sekolah. Seperti biasa, parkir di parkiran guru, masuk ke kantor dan membuka kunci pintu. Tak lupa kunci atas dibuka, supaya dua daun pintu bisa dibuka secara lebar. Gordeng dibuka sebagian, supaya pencahayaan maksimal. 

Stop kontak lampu juga ditekan, agar bantuan cahaya bisa maksimal. Setelah itu, tas diletakkan, laptop dibuka di atas dan langsung dinyalakan. 

Selagi laptop dibiarkan menyala, maka kegiatan lain dilakukan. Ambil sampu yang ada di balik pintu, menyapu kantor seperti biasanya. 
___

Karena hari ini selasa, kegiatan rutin sekolah sebelum belajar adalah senam bersama. Sound dan colokan panjang disiapkan. Soun dibawa ke depan kelas lima. Colokan diambil dari kantor. Laptop yang baterainya mau habis, terpaksa sambil dicas di atas sound.

Siswa dan siswi dibariskan. Terutama siswa yang susah diatur. Butuh ekstra tegas dan teriakan supaya mereka mau mendengar dan menuruti intruksi.

Tak lupa, beberapa siswa yang sudah hafal gerakan diminta untuk maju ke depan.
___

Beres senam dan membereskan peralatan. Bu kepala memberi bocoran terkait peralihan perlombaan olimpiade Sains Nasional. Tadinya peserta yang juara dua di mata pelajaran Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam otomatis ikut lomba antar kecamatan se-kab. Pandeglang.

Tetapi, peraturan terbaru dari pusat, yang diambil hanya juara 1 saja. Ditambah, ada penambahan mata pelajaran baru yang dilombakan, yaitu IPS. Akhirnya, juara 2 dan 3 di OSN bulan lalu, dilombakan kembali untuk merebutkan perwakilan Mapel IPS.

Mendapat info dari kepala Sekolah yang mendadak tersebut, maka sebagai Opertor sekolah, tanpa perintah pun secara otomatis mencari bahan untuk bisa dijadikan latihan siswa. Beberapa menit, dapat dua model soal. Ada yang tiga puluh soal, satu lagi empat puluh soal.

Langsung diedit dan diprint out. Diberikan ke siswa. Muhammad Irji pratama yang dipanggil dan diberitahu pun terkait perubahan, merasa kaget. Ia langsung melahap kertas soal yang barusan diprint. Tak hanya itu, sama kepala sekolah juga diberikan buku paket IPAS untuk dibaca-baca.

Karena merasa kurang, tak lupa ke orang tuanya Irji juga dikirimi link dari yutub untuk dijadikan bahan latihan di rumah. Meski pun, pas pagi-pagi di sekolah ditanyakan terkait link di atas, Irji gak tahu menahu.

"Kemarin belajar gak di rumah? Itu link yang bapak kirim ke ayah kamu lewat WA kemarin...?" Sambil jalan ke ruangan kantor.

"Ih, gak tahu pak... Orang ayahnya juga gak ngasih tahu. Dan dari kemarin gak pulang. Jawab irji datar.

"Siapa tahu sama Ayah dikirm ke Mamah, linknya..." Tanya pak guru lagi penasaran. 

"Gak ada. pak.." Jawab Irji singkat.
___