Untuk pertama kalinya, kami main dengan guru-guru dari Kecamatan Karangtanjung. Awalnya basa-basi, lalu di-deal-kan. Karena kondisi cuaca kurang mendukung, dan sempat diguyur hujan cukup lama, tapi pertandingan tetap dilaksanakan. Pemain yang datang dari kedua kubu, sama-sama ngepress. Tidak ada pengganti. Alhasil, cukup menguras tenaga dan bikin "babak belur". 

Pertandingan sore itu, papan skor cukup jomplang. Kami keluar sebagai juara dengan poin yang sangat meyakinkan.