Sebelum acara pelantikan ini dilaksanakan, ada beberapa tahapan yang dilalui. Tahap pertama, Pak Didi Heryadi, S.Sos., selaku pengganti kepala desa (pj) Karangsetra Kec. Koroncong Pandeglang, mengumpulkan kami di rumah Bapak Hipni. Waktunya cukup "hahalauen" atau biar mudah dan ambigu, sebut saja Pamali.

Waktunya sudah mau magrib. Ditambah kamis sore, atau dengan kata lain begitu masuk waktu magrib, sudah pergantian waktu dan otomatis menjadi Malam Jumat. 

Di sana, kami tatap muka secara langsung. Ada Ka Acep Badru, Sutianingsih, Maryati, Pak Didi, Pak Bustomi, Hendra.  Pertemuan yang cukup berkesan. Disampaikan secara singkat dan padat, sekaligus memastikan orang-orang yang siap bergabung ke Koperasi Desa Merah Putih. 

Tadinya mau malam hari, tetapi dikhawatirkan banyak yang pada tidak bisa, sekarang saja. Inti pesan yang ditangkap dari pak Didi yaitu "yang penting mau dulu, toh ujungnya untuk memajukan Desa kita, kalau bukan kita siapa lagi..."

Tak lama kami pamit, adzan magrib pun berkumandang. 
_____


CATATAN / Dokumentasi yang dapat AMHA kumpulkan.


Kamis, 15/05/2025 17.45

Kumpul di rumah pak Hipni. Itupun diketok satu2 sama Hendra. Yg Hadir: Amir, Ka Acep Badru, Maryati, Sutianingsih, Pak Didi dan Pak Bustomi.

-------------

Jumat, 16/05/2025  11.15
Pak Didi minta fotoin KTP untuk undangan, Padahal waktu itu sedang berada di puskesmas mendampingi Isteri yang sedang melahirkan.

---------

Rabu, 21/05/2025 13.30
Kumpul di Kantor Desa Karangsetra untuk Pra Musdesus. Di sana kami diminta untuk kenalan dan bidang apa saja yang dikuasai. Serta dipilih secara aklamasi siapa pengurus dan pengawas. Ketua : Pak Open, Sek : Ka Acep wakil ketua bid. Usha : Sutianingsih. Wakil ketua bid. Anggota : Amir hamzah Bendahara : Handayani.

Pengawas : Pak Didi Heryadi, S.Sos., Pak Hipni dan Pak Aban Subarna.

---------------

Kamis, 22/05/2025 13.30

Acara Musdesus dan plantikan.
Hadir juga dari Dinas Koperasi : pak Bun Bun buntaran, S. Sos. Pak Camat : Ahmad Muhtadi, S.H.,  M.M. Pendamping Desa Ibu Siti Hawa serta Suami, tak lupa bpk. Babinsa.

Acara dibuka oleh Mc, Teh Ida. Sambutan pak Didi, dan materi Pemaparan dari pak Bunbun serta pak Camat. Diikuti sesi foto bersama di akhir.

----------

Jumat, 23/05/2025 08.00
Diminta kumpul untuk tanda tangan dan membawa materai. Karena siang mau dibawa ke Kecamatan. sore hari, Ternyata ada perubahan susunan, alias pergantian personil. Ada yang mengundurkan diri (ka Acep) karena ada hal yang tidak bisa ditinggalkan.

Akhirnya didapatlah nama Maryati yang menggantikan Ka Acep. Setelah yang bersangkutan siap dan ACC, ternyata ada perubahan lagi. Katanya orang yang ditunjuk sebagai pengganti tadi (Maryati) kata Kakaknya mengganggu kuliah (telepon langsung lewat pak Didi). Karena bingung, gak dapat pengganti, akhirnya berkas tak jadi dibawa ke kecamatan.

----------

Sabtu, 24/05/2025 13.30
Kumpul untuk membahas perubahan. Diubah lagi, dan cari orang. Setela pak Open dapat orangnya dan siap. Dibuat semua perubahan. Dikarenakan tidk mau masuk ke dalam kantor desa, sebab bukan yg berkepentingan, kami menunggu pak Didi muncul. Setelah muncul, barulah kam masuk ke dalam.

Minta password PC dan sibuk nyari kertas sisa F4. Semua berkas yang sudah diformat f4 diubah ke f4. Setelah dicek, masih ada kesalahan file dan penulisan. Semua diperbaiki dan dicetak kembali. Beres sampe magrib mepet ke ujung. Setelah oke, barulah pulang ke rumah.

--------------

Ahad, 25/05/2025
Ternyata begitu minta ttd ke pengganti. Katanya ada perubahan lagi. Kali ini kasusnya mirip Maryati, kali ini yang keberatan itu Mertuanya. Sempat gereget dengan yang seperti ini, kenapa sih orang kok mikirnya payah. Kalau memang belum bisa bantu tenaga, minimal bantu dengan nama. Toh kalau sudah beres mah, tinggal diganti.

Waktu itu pak Open punya satu nama yg akan disiapkan. Katanya orang pasir kiang. Namanya pak Herman, kalau tidak salah ingat. Tapi Pak Open masih agak ngegantung terkait ijazah pak Herman.

---------------

Senin, 26/05/2025
Setelah disarankan untuk tak mempermasalahkan ijazah, serta meminta ktp yang bersangkutan supaya langsung ke desa, dan kontek Abdullah agar mengeluarkan lewat printer desa. Kebetulan filenya ada di PC desa.

Saya dikontek, sedang ngoreksi soal ASAT siswa kelas VI. Sambil nunggu hujan reda, yang sedari pagi tak kunjung berhenti. Kemarin jas hujan dikasih ke Ibu, karena sepulang nengokin adiknya Ayyub yang baru lahir kondisinya udah mulai gerimis. Alhasil, mantelnya cuma celana yang ada di jok motor.

Tiba2 pak Open ngirim foto sedang di Kantor Kecamatan. Setelah itu, saya juga mengabari akan berangkat ke sekolah. Begitu tiba disekolah dan posisi berkas masih diperiksa, pak Didi minta susunan KTP pengurus dan Pengawas dibedakan, buat dipdf saja nanti diprint di kecamatan, pinta pak Didi.

Segera buka folder dan sejenak meninggalkan pekerjaan yang waktu itu sedang nginput nilai kelas VI. Gak sampe 3 menit, file sudah jadi dan dikirim ke Pak Didi.

Setelah sekian jam, berkas dinyatakan beres. Pak Didi juga mengirim pesan di grup agar segera menyiapkan AD/ART untuk koperasi, serta mengadakan rekruitmen lagi 12 orang, agar bidang usaha yang 12 macam itu dapat terkoordinir.

____