Minggu pagi, 13 Oktober 2024, suasana di Kolam Renang Cilembur, Karangtanjung, Kelurahan Pagadungan, Pandeglang, masih terasa sepi. Matahari baru saja muncul dengan cahaya pagi yang hangat, namun kolam yang luas ini masih terlihat tenang dan damai, hanya dihiasi oleh riak-riak kecil di permukaan air yang jernih. Tidak banyak orang yang berenang, memberikan kesempatan sempurna bagi Ayyub, Hayyin, Umma, dan Abbah untuk menikmati kolam yang segar ini.
Cilembur memang dikenal sebagai tempat berenang yang menyegarkan. Airnya yang alami, jernih, dan bebas dari bahan kimia, menjadikannya pilihan yang aman dan nyaman bagi siapa saja yang ingin berenang. Abbah, yang sudah beberapa kali mengajak keluarga berkunjung ke sini, kembali membawa Ayyub dan Hayyin untuk menikmati pagi yang indah. Dengan harga tiket yang terjangkau dan suasana yang asri, kolam ini benar-benar menjadi tempat yang sempurna untuk melepas penat.
"Airnya seger banget ya, Abbah," kata Hayyin sambil meluncur ke dalam kolam menggunakan ban yang disewa seharga tiga ribu rupiah.
Ban tersebut adalah pilihan yang tepat bagi Hayyin yang memang gemar berenang santai. Setelah satu jam berenang menikmati air yang dingin, giliran Ayyub yang menyewa ban dan ikut merasakan kesegaran air kolam yang begitu alami itu. Selama beberapa putaran, Ayyub menikmati sensasi mengambang di air yang begitu jernih. Suasana pagi yang tenang, dengan hanya suara tawa dan canda keluarga yang mengisi udara, membuat hari Minggu ini terasa semakin istimewa.
Umma, yang lebih memilih untuk bersantai di tepi kolam, tidak mau ketinggalan untuk menikmati jajanannya. “Gorengan enak banget, Abbah,” katanya sambil menikmati gorengan yang dibeli dari warung di sekitar kolam. Tiga warung yang terletak di sekeliling kolam ini selalu ramai oleh pengunjung yang mencari camilan ringan, seperti gorengan, mie gelas, mie instan, dan secangkir kopi hangat. Suasana yang begitu hidup, meskipun di pagi yang masih sepi ini.
Setelah beberapa waktu, mereka pun keluar dari kolam, rasa lapar mulai datang setelah berenang selama satu jam lebih. Umma membeli beberapa gorengan untuk disantap sambil duduk santai. Sambil menikmati gorengan yang renyah dan lezat, Abbah pun bercerita tentang kelebihan berenang di Cilembur.
“Airnya benar-benar alami, tanpa bahan kimia atau campuran apapun. Jadi kalau keminum atau kena mata, tetap aman,” jelas Abbah sambil tersenyum. "Itulah sebabnya aku sering bawa kalian ke sini, selain karena murah, juga karena airnya yang jernih dan alami."
Benar saja, meskipun banyak tempat berenang lain yang menawarkan kolam renang dengan fasilitas canggih, kolam Cilembur tetap menjadi favorit keluarga ini. Selain harga yang murah meriah, kealamian airnya juga menjadi alasan utama Abbah sering mengajak keluarga ke tempat ini. Ia mengingatkan anak-anaknya bahwa berenang di tempat yang alami seperti Cilembur tidak hanya menyegarkan, tetapi juga lebih sehat.
Setelah selesai menikmati waktu berenang dan jajan, mereka pun duduk sebentar di salah satu warung. Suasana semakin ramai dengan beberapa pengunjung yang datang, namun Cilembur masih terasa begitu damai. Obrolan ringan dan tawa keluarga mengisi pagi yang penuh kehangatan ini.
Kolam Renang Cilembur, yang terletak di Karangtanjung, Pandeglang, memang menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang ingin menikmati hari Minggu dengan cara yang sederhana namun menyegarkan. Selain airnya yang jernih, tempat ini juga tidak mematok harga yang tinggi, sehingga siapa pun bisa menikmatinya tanpa khawatir akan biaya yang membengkak. Ditambah lagi dengan keberadaan warung-warung di sekitar kolam, yang menyediakan camilan lezat dan harga terjangkau, membuat Cilembur menjadi tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Ayyub, Hayyin, Umma, dan Abbah mengakhiri petualangan pagi mereka dengan hati yang puas. Setelah berjam-jam berenang, makan gorengan, dan berbincang-bincang, mereka pun berkemas untuk pulang, namun sudah merencanakan untuk kembali ke Cilembur suatu saat nanti.
Sebuah kenangan manis di pagi hari yang penuh keceriaan.
___
















0 Komentar